Temaram malam kota Jakarta menambah kesunyian yang aku rasa jauh dari istri jauh dari kedua belahan jiwa yg selalu ku rindukan,hasrat melambung tinggi nyaris tak kuasa menahan tapi ku kuatkan untuk bertahan menahan walau siksa hati terus menusuk kalbu.
Mencari cara menahan gejolak rasa,sungguh sangat menyiksa hanya handphone yg menjadi pengganti untuk mengisi kehampaan rasa.
Walau aku tahu bukan hanya aku yg tersiksa,ku yakin anak dan istriku pun sama betapa tak nyaman jauh dariku,apalagi putri cantikku yg biasa tak jauh dari bapaknya terus menerus menelepon aku,"kapan bapak pulang Tya kangen"katanya..!padahal aku pun sama .
Andai aku bisa mencari nafkah d kampung istriku sungguh tak mau pergi jauh,sungguh menyiksa jauh dari anak dan istri......!
Rabu, 03 Januari 2018
Cantiknya istriku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Coretan tangan
Jam 4 Sore cilayang Banten....terasa malas unruk berangkat ke Jakarta padahal sudah 4 hari aku meliburkan diri.. Tak ku gubris Wa chat dar...
-
Pepeling Keur Urang Sunda Bahasa Sastra Sepuh Baheula Pepeling di handap ieu ditulis khusus pikeung urang sunda anu ngemutan ajen jeung pap...
-
[https://m.youtube.com/watch?v=t0Bt3a-MLGs] [# LINK_TEXT #] bagus, Silakan lihat!
-
12 tahun usia putriku tak Teresa sunggguh begitu cepat berlalu,terasa baru kemarin ku menimang-nimang bayi merah yang lucu dan imut kini mul...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar